Dirimu adalah Malaikat – oleh Galuh Idam

Diri mu… Bagaikan malaikat bagi ku… Malaikat yg selalu ada di samping ku… Dan di dalam hati ku… Hari-hari ku indah… Ketika dirimu bersama ku… Melewati pagi, siang, sore, dan malam… Senyum yg indah… Bagaikan bulan sabit… yg selalu menerangi jiwa dan pikiran ku… Dirimu adalah Malaikat – oleh Galuh Idam
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta Terakhirku – oleh Hanifah

dalam keheningan malam sulit bagiku untuk memejamkan mata ini. teriakan suara dalam hatiku,slalu menyebut namamu , tiap nafas yg ku hela,menghembuskan nmamu . kau slalu sja hadir tanpa d minta kau begitu indah, kau hadir di saat aku berpikir tidak ada lagi yg bsa mencintaiku, perhatianmu yg selalu hadir disetiap hari yang ku lewati membujuku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sesingkat Kata Malam – oleh Brian

Mungkin aku harus belajar banyak dari pelangi, agar aku bisa membuat hidupmu berwarna lebih dari siapapun, Terkadang aku iri pada matahari, karena ia selalu menerangi hidupmu dari terbit hingga terbenam bersama senja yang hilang, namun ketika cahayanya tertutup awan aku selalu menebar senyum untuk menerangi hatimu, walaupun hujan datang bersama kegelapan malam aku siap menemani […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Lukisan Cintamu – oleh Riska Yunita

Pada Hari ini kau kembali melukiskan kisah yang indah… Hari ini aku hanya bisa tersenyum Mengingat kisah yang tlah terjadi Bila diriku tak bisa memiliki mu Izinkan ku mencintaimu walau hanya cinta sepihak … Permintaan ku hanya satu Ingatlah diriku di hatimu Karya :Riska Yunita
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku dan – oleh Cik Sasmi

Angin menggoyangkan pucuk bunga membawa pula aromanya melayang ke udara aku hanya mampu memandangimu dari sini ketika hujan turun membasahimu membawa kehangatanmu padaku aku hanya mampu memandangimu dari sini saat mentari subuh mulai mengakhiri malam engkau terbangun dalam sujudmu yang khitmad dan aku hanya mampu memandangimu dari sini Sekalipun sinar bulan berbaik hati Mengantarkan bayangananmu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Lampion Tengah Malam

Aku rindu terhadap cinta pertama Disaat senang menatap bintang Sinar menembus gelora asmara dalam hati Ingin aku jumpa dengan gadis tercinta Lampion tengah malam bersaksi Cinta antara aku dan engkau nyata Tak sekujur tubuhku merasakan asmara Warna merah muda untaian cinta sejati Aku duduk berdua menikmati hiburan Pelukan serta kasih sayang aku rasakan Begitu nyaman […]
Baca puisi selengkapnya…

 

– Secarik Puisi Untukmu Kekasihku

Kekasihku… Kini aku telah sadar arti cinta ini, Cinta ini adalah cinta yang murni tulus dari dalam sanubari hatiku.. Kekasihku… Kini aku menuliskan secarik puisi untukmu.. Tak bisa aku meluapkan segala EMOSI yang ada di hatiku.. Kekasihku… ini saatnya aku untuk membalas semua yang telah kau berikan padaku,, Maaf, aku tak bisa membalas dengan ribuan […]
Baca puisi selengkapnya…