Cinta Sejati – oleh Pangeran Chocs

Cinta Sejati Dia Tak Akan Pernah Menyakiti dan tak akan rela orang yang dicintainya tersakiti Cinta sejati Adalah orang yang mampu mencintaimu apa adanya Tidak peduli seberapapun kekuranganmu dan dia tidak berharap lebih padamu,,,,,,, Cinta hadir tanpa aba-aba dan pergi tanpa tanda ,,, Cinta Itu Ibarat Bunga Mawar Mempunyai bunga yang indah Namun disisi lain […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bunga Tidur Menjadi Nyata – oleh Iman Nurdiansyah

Kala itu langit tak terucap. Hanya ada matahari dan angin yang tersenyum melihatku terpanah akan dirimu, kau adalah mawar, kau adalah sesosok yang diinginkan banyak orang, aku hanya satu pengecut dari seribu orang yang berani. Menampakan dihadapan mu saja aku tak mampu. Aku hanya bisa menatap mu dari bawah. Matamu berbalik melihat bola mata seorang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Elemen Cinta – oleh Muhammad Ricky Arzaaq

Aku tercipta dari bara api menyala Panas menggelora di dada Dan kau adalah embun fajar Yang mampu tenangkan jiwa Aku tercipta dari tetes air Aku jatuh berkali kali Dan kau adalah matahari Yang mengangkatku ke langit tinggi Aku tercipta dari tanah Dibawah terinjak injak Dan kau adalah bunga Yang tumbuh hiasi jiwa Aku tercipta dari […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku mencintaimu – oleh Yogga Ferditya

Aku mencintaimu Dalam diam Dalam doa kupanjatkan kepada Tuhan Dalam isyarat yang tak pernah ditangkap oleh indera Dalam rindu yang kusampaikan pada sang bayu Dalam sajakku Dalam diamku Aku mencintaimu Andai kata biar rasa ini aku saja yang rasa Kau pun tak usah ikut merasa sebab itu kan sulit bagimu Andai kata pun kau ingin […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sebut saja aku – oleh Funky Zubair Affandy

sebut saja aku malaikat meski kata main main tapi aku coba terbang memberi secuil keindahan di altar matamu yang suatu saat akan menjelma satu bungkus hati di olesi lentik lentik tarian tangan sebut saja aku pahlawan mungkin katamu lucu,selucu mataku mengkabari tanah cinta kerlingan matamu membuat begitu saja aku gila,senyum sendiri sebut saja aku cintamu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku masih disini – oleh Serfifah Apriani

Aku masih disini menantumu Dirimu yang tak kunjung-kunjung datang menghampiriku Aangin kerinduan sudah mulai berbisik-bisik Akankah itu benar? Benarkah kau tak ingin jumpa dengan diriku? Rerumputan melambai-lambai seakan-akan mencibirkan dan menertawakanku Sungguh pahit rasanya jika rasaku tak jua kau terima… Aku masih disini menantimu Jiwaku terpaut kuat untukmu Rasanya aku seperti pungguk merindukan bulan Jikalau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Teruntuk kamu – oleh Karomah

teruntuk kamu sosok yang aku temukan disepertiga malamku teruntuk kamu sosok yang aku harapkan jadi imamku teruntuk kamu lelaki yang membuka hatiku apa kabarmu?? masih kau sendiri, dengan kesendirian, ataukah telah mendua dengan gadis pilihan orang tuamu??? disini aku berusaha baik-baik saja melepasmu pergi mungkin tak mudah meski namamu masih aku sebut disepertiga malamku teruntuk […]
Baca puisi selengkapnya…