Beranda » Puisi Pesan » Suara Hujan Awal November – oleh Sappeami

Suara Hujan Awal November – oleh Sappeami

Advertisement

Aku Hujan,
Yang hanya tetesan-tetesan air tak berarti
Setiba di bumi pun hanya menjadi genangan saja tidak lebih
Betapa perihnya menjadi Hujan,
Aku Hujan,
Ibarat puing-puing romantisme seseorang,
Anehnya, Ia selalu merindukan akan hadirku di bumi,
Namun, pada akhirnya Ia berlari dan berteduh, seakan-akan lupa bahwa ia pernah menantikanku
Aku Hujan,
Bahan tulisan dari perempuan-perempuan hujan,
Ia sangat mengagumiku bahkan menantikan hadirku di hari-harinya,
Aku Hujan,
Yang paling romantis, sebab hadirku tak pernah aku sesali walau hanya sebatas genangan saja
Aku Hujan,
Yang selalu menjadi penghangat,
Namun, tak satupun yang tahu betapa sakitnya jatuh berkali-kali, lalu hadirnya aku hanya sebatas bahan romantisme,
Tapi, janganlah kahawatir !
Aku Hujan Awal November tak akan berhenti walau tulisanmu sudah berakhir,
Akan ada tulisan-tulisan baru yang bisa kau ciptakan nantinya.
Bersabarlah wahai perempuan-perempuan Hujan !
Nantikanku di Akhir November dan awal Desember,
Sejuta Senyum dan kenangan kembali ku tepi

Suara Hujan Awal November – oleh Sappeami
fb: Sappeami Campalagian,
Polewali Mandar

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *