Beranda » Puisi Hati » Hampa – oleh Aditya Ansor Alsunah

Hampa – oleh Aditya Ansor Alsunah

Advertisement

Belati kehampaan ini meusuk relungku,
Tepat didada sebelah kiriku.
Air mata darah menetes dari kelopak mataku,
Sakit!

ingin kubicara, tapi pada siapa?
Pada dinding disekitarku?
Dia tak bicara sepatah katapun,
Tak juga menyapaku.

Nyanyian kegalauan ini terus terngiang,
Beriringan dengan angin pilu yang tak memperdulikan resahku.

Semua mengabaikanku,
Termasuk bayanganku juga.
Kini bayangku pun tak mengikuti setiap langkahku.
Aku sendiri ditikam belati kehampaan.
Kesunyian yang hanya menjadi teman.

Aditya Ansor Alsunah
Bandung
fb: Aditya Ansor Alsunah

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *