Beranda » Puisi Masa Lalu » Hilang di Peron Stasiun – oleh Sangaji C Gumelar

Hilang di Peron Stasiun – oleh Sangaji C Gumelar

Advertisement

Pada beranda rumah aku sedang berkemas. Aku mengumpulkan hamparan serpihan hati yang terbentur oleh dinding segitiga. Seseorang tercampakan, seseorang lagi terbang dalam khayal kebahagiaan.

Aku ingin pergi ke desa, ke bukit, atau ke pantai. Namun kereta itu selalu berhenti di stasiun yang tak ingin aku kembali.

Pintu gerbong kereta terbuka, angin masa lalu menusuk rusukku. Seumpama kita bertemu kamu boleh meminjam rusuk ini, agar kamu tahu : sensasi tertusuk tanpa pisau menjulur sampai kepala.

Tahun telah berlalu, yang terhitung hanya waktu. Kereta belum berjalan, mataku berjalan ditengah keterasingan.

Lalu, aku melihat masa lalu.

Mataku berayun, kehilanganmu di peron stasiun. Daun-daun berguguran dibawa hamparan angin. Daun telinga mendengarmu dalam dekapan orang lain.

Hilang di Peron Stasiun – oleh Sangaji C Gumelar
Tangerang
sangajigc.wordpress.com

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *