Beranda » Puisi perjuangan » Cerita terlarang – oleh Rahimatus Sania

Cerita terlarang – oleh Rahimatus Sania

Advertisement

Sebuah permainan terbuka lebar dan membawa dunia
Aku mengenal mu orang yang selalu muncul dalam gelap
Siapapun yang menciptakan cabikan luka ini,aku tak terlalu peduli namunncukup melihatnya saja aku sudah tahu
Kalau kita sama kesepian
Orang yang sama sama akan menancapkan pedang ke jantung jika gagal dalam perburuan hari ini
Cerita yang tak pernah diceritakan kita mendengarkannya dengan seksama, meskipun sebenarnya kita dirantai dalam api bernama keirian
Suara jantung ku kencang dan tak beraturan
Bukan hanya cinta dan kebencian yang bisa kita rasakan
Karena kata – kata tak selalu bisa menjelaskan apa yang sedang terjadi
Kadang kita ingin dan tidak ingin disaat yang bersamaan
Kadang merangkai paradoks dalam diri
Membuat alasan untuk lari tanpa harus memilih apapun
Cerita nya menggumam lagi
Memeluk dan merengkuh ku kedalam sisi tak indah nya
Aku terlelap….
Ditaklukan oleh rasa ingin tahu
Dirantai dalam sihir yang tak bisa ku lihat
Sihir dari peri cinderella yang ingin mencapai keinginan nya
Aku terlelap….
Aku beku dalam diri yang tak memiliki masa lalu apalagi masa depan
Kamu tak indah….
Namun mempesona hingga diri ku tak sadar sudah terjebak semenjak kalimat pertama
Ranum yang menghancurkan malam terang ku
Bau darah yang semerbak menusuk hidung
Aku sudah terluka terlalu banyak
Kenapa kamu yang mendengarkan cerita yang sama tak kunjung meraih tangan ku?
Tidakah kita sama terjebak?
Tidakah kita sama dalam pemukiman yang dipertuan oleh rasa ingin tahu ini?
Tidakah kita sama masih penasaran akan lanjutan ceritanya?

Cerita terlarang – oleh Rahimatus Sania
Banjarmasin
fb: Rahimatus Sania

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *