Beranda » Puisi Penyesalan » Setangkai Mawar Hitam – oleh Reza Fahlevi

Setangkai Mawar Hitam – oleh Reza Fahlevi

Advertisement

Seperti sebatang mawar hitam
Melihat dengan berlinang air mata
Setangkai mawar hitam
Yang membuat hari terasa seperti menangis
Dan aku menangis di sini
Saat aku kembali mengingat kejadian tragis yang menimpa kita
Saat aku membuat kesalahan bodoh yang membuatmu pergi
Dan sekarang aku tidak bisa memaafkan diriku walau kau tetap tersenyum saat itu
Aku tidak tahu apa kau masih tersenyum saat ini, aku tidak tahu
Ingin aku meraih tanganmu untuk kembali lagi
Tapi apakah mungkin?
Saat aku melihat dirimu terbaring dengan bersimbah darah
Dan kau masih tersenyum padaku
Kau menggenggam tanganku dengan erat
Kini kau sudah terbaring di tempat peristirahatanmu
Dengan mata tertutup dan wajah yang terus tersenyum
Kau pergi dengan segala kedamaian yang ada pada dirimu
Namun aku tidak akan pernah melupakanmu
Di hari ini, hari yang sebenarnya sangat berarti bagimu
Hari di mana umurmu akan bertambah
Hari yang seharusnya menjadi sebuah senyuman bahagia
Aku hanya berdiri di depan batu nisan ini
Berharap kau bisa mendengar kata-kata maaf dariku
Mungkinkah kita bertemu lagi?
Bisakah aku melihat senyumanmu lagi?
Aku tidak seharusnya membuatmu pergi
Kini rasa penyesalan selalu menghantuiku
Dan aku harus menghukum diriku sendiri agar semuanya bisa ku lupakan
Tapi tidak bisa kulakukan
Maka aku akan terus berjalan di dalam kegelapan ini seorang diri
Tanpa ada sedikitpun cahaya yang datang, tidak lagi
Aku akan terus menggenggam mawar hitam ini
Dengan semua dosaku
Dengan semua penyesalanku
Maafkan aku

Setangkai Mawar Hitam – oleh Reza Fahlevi
Banda Aceh
fb: Reza Fahlevi

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *