Beranda » Puisi Penyesalan » Kutukan rasa iri – oleh Rahimatus Sania

Kutukan rasa iri – oleh Rahimatus Sania

Advertisement

Dalam pengenalan musim aku menangis tersendu tak henti
Saat itu aku terlalu muda untuk mengerti semuanya
Ku pikir semua akan baik – baik saja jika kamu terluka
Nyata nya rasa bersalah menghantui aku kemarin , hari ini dan masa depan
Kamu lebih dari ini
Aku harus menggantikan yang tak bisa kau lakukan
Kamu pasti lebih dari aku yang sekarang
Bahkan meski kamu berhenti berlari sejak ratusan tahun silam
Aku diselamatkan, namun takluk atas rasa iri
Aku merusak sesuatu yang aku inginkan dari orang lain
Agar tidak ada satupun yang memilikinya
Aku, kamu atau siapapun

Rasa iri yang bagai kutukan
Aku menanggung akibat sampai aku mati
Kamu yang terluka, aku merasa lebih terluka
Aku tak akan seperti mu bahkan meski memaksakan diri
Kakak ku masih lebih dari ini
Aku masih berjalan dibelakangnya bahkan meski ia berhenti berjalan

Semua yang harus kakak capai
Aku akan menggantikannya
Kakak lebih dari ini
Ini masih belum cukup
Aku masih belum bisa menjadi seperti kakak ku yang seharusnya
Aku… Sudah dikutuk oleh rasa iri
Karena itu biarkan aku merasa bersalah sampai mati

Kutukan rasa iri – oleh Rahimatus Sania
Banjarmasin
fb: Rahimatus Sania

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *