Beranda » Puisi Rindu » Pagi yang Kelam – oleh Nadhifa Salsabila

Pagi yang Kelam – oleh Nadhifa Salsabila

Advertisement

Pagi ini
Air hujan turun dengan derasnya
Petir saling menyambar
Dan angin pun tak ingin sembunyi

Bulat bulan pun tak terlihat
Lampu jalan terlihat samar-samar
Desahan angin seperti memanggil pulang nama seseorang.

Langit yang kelam
Menjadi penjaga indahnya bulan dan bintang-bintang

Aku terbangun di sepertiga malam
Hujan yang menjadi penanda waktunya

Seketika sepiku menyeruak
Menyelundup kedalam gelapnya malam.

Membangunkan mu dalam mimpiku
Sangat indah.
Kelam,
Aku terbangun oleh hujan

Aku tak mengerti,
Mengapa otakku memberadakan kamu didalamnya

Tapi aku senang akan itu
Apalagi di waktu seperti ini
Kau sangat patut untuk diingat,
dan dirindukan.

Pagi yang kelam,
Ada pemberitahuan
Bahwa yang menulis sekumpulan kata ini
Sedang merasakan cinta.

2:22 AM

Pagi yang Kelam – oleh Nadhifa Salsabila
kota tangeran selatan
@ndhfslsblaa

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *