Beranda » Puisi Kesepian » Membeku – oleh Ike Prahesti

Membeku – oleh Ike Prahesti

Advertisement

Langit cerah tertutup oleh awan mendung
Angin sepoi-sepoi yang berhembus menjadi angin badai
Daun-daun berguguran meninggalkan rantingnya
Rintik hujan mulai berjatuhan

Musim ini terasa begitu dingin
Aku hanya berharap bahwa dingin ini mampu membekukan waktu
Agar kau dan aku selalu bersama

Tapi, kusadari bahwa yang membeku bukanlah waktu
Hatiku yang telah membeku seiring berjalannya waktu
Hatiku kembali membeku
Seiring langkah kakimu yang pergi meninggalkanku

Dan hatiku kembali seperti dulu, sebelum kau hadir dalam hidupku
Kembali membeku

Membeku – oleh Ike Prahesti
Sidoarjo
@ike_pra_pus

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *