Beranda » Puisi Ibu » Jerit Batinku, Bu.. – oleh Siti Junewati

Jerit Batinku, Bu.. – oleh Siti Junewati

Advertisement

Kesalku, marahku, tangisku
Seakan tak terdengar
Tak terjamah.
Seolah – olah itu bukan hal penting dan patut dipahami
Pendapatku ?
Jangan tanya bahkan sama saja tak terdengarnya.
Tak akan dimengerti oleh ibuku.
Aku selalu bertanya kepada semesta
Mengapa aku memiliki ibu seperti ini ?
Apakah benar dia ibu yang terbaik bagiku ?
Bagiku dia sangat menyebalkan.
Tidak mau introspeksi diri.
Tidak suka dikritik, bahkan selalu merasa benar.
Seakan-akan semua anak remaja di dunia ini itu selalu salah.
Selalu tidak pintar.
Kau kerap kali bandingkan ku dengan anak tetangga, yang jauh lebih pintar
Jauh lebih – lebih diatasku.
Darahku kerap kali mendidih ketika aku dibandingkan dan tidak pernah dipuji.
Kau anggap anakmu ini tak punya hati apa ?
Kau pikir hati anakmu ini terbuat dari batu akik apa ?
Sakit bu. Sakit.
Terus saja kau goreskan lara dalam batinku ini.
Tak lelahkah mulutmu berucap demikian ?
Aku lelah bu. Aku lelah mendengar hujatanmu.
Aku lelah mendengar semua perkataan pedas tanpa perasaanmu padaku.
Lebih baik aku tuli.
Daripada aku selalu saja mendengar omelan dan akan menggoreskan lara yang sama pedihnya.
Salahkah aku berpikir demikian ?
Jahatkah aku ?
Dosakah semua perasaan lara ini ?
Lagi – lagi aku tak tahu apa jawaban pastinya.
Saat ini aku hanya percaya semesta.
Karena semesta hanya diam dan menyaksikan
Tanpa pernah memihak para manusia-manusia malang.

Jerit Batinku, Bu.. – oleh Siti Junewati
Surabaya
@junew2596
fb : junet wati

Advertisement

One thought on “Jerit Batinku, Bu.. – oleh Siti Junewati

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *