Beranda » Puisi Asa » Duniaku yang tenggelam – oleh Gracia Sari Asinta Simamora

Duniaku yang tenggelam – oleh Gracia Sari Asinta Simamora

Advertisement

Desauan angin memekik setiap langkahku…
Menggengam setiap arak denyut nadi..
Meluluh lantakkan keriput percis kelopak mataku…
Kala itu putih bak gaun putri…
Yang tersiput oleh sindiran lumpur…
Tiada desakan atau teriakan…
Datar.. Dan masih terasa datar…
Hanya ada suara isak yang perlahan menghilang…
Hanya terlihat mayat mayat yang bergerumpul diatas tanah..
Berkain putih bermarkas cagak tertutup…
Darah memenuhi aliran laut yang mulai kering…
Bahkan jurang pun tak tampak jelas…
Semua terombang ambing dicabik oleh sang meteor..
Terlihat tubuh yang tak senada…
Mata merah yang terbuka …
Tiada raungan nyata…
Hanya iringan sahdu nyanyian malam…
Semua hancuDesauan angin memekik setiap langkahku…
Menggengam setiap arak denyut nadi..
Meluluh lantakkan keriput percis kelopak mataku…
Kala itu putih bak gaun putri…
Yang tersiput oleh sindiran lumpur…
Tiada desakan atau teriakan…
Datar.. Dan masih terasa datar…
Hanya ada suara isak yang perlahan menghilang…
Hanya terlihat mayat mayat yang bergerumpul diatas tanah..
Berkain putih bermarkas cagak tertutup…
Darah memenuhi aliran laut yang mulai kering…
Bahkan jurang pun tak tampak jelas…
Semua terombang ambing dicabik oleh sang meteor..
Terlihat tubuh yang tak senada… Mata merah yang terbuka …
Tiada raungan nyata…
Hanya iringan sahdu nyanyian malam…
Semua hancur ditelan sang Dewa..
Tiada lagi dunia.. Tiada lagi manusia..
Hanya ada keping puih yang tersisar..
Duniaku telah tenggelam ditelan sang Dewa..
Tiada lagi dunia..
Tiada lagi manusia..
Hanya ada keping puih yang tersisa

Duniaku yang tenggelam – oleh Gracia Sari Asinta Simamora
Medan
https://m.facebook.com/aku.gila.korea?ref=bookmarks

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *