Beranda » Puisi Penyesalan » Abadikan – oleh Siti Nurul Alifah

Abadikan – oleh Siti Nurul Alifah

Advertisement

Kami seberkas jejak kelam di masa lampau
Kami sebuah tengkorak yang terbaring tak berdaya
Kami buangan yang tiada perlu rasa kasihan
Kami ini orang orang yang penuh penyesalan

Ketika raga ini masih menciumi aroma mentari
Kami berfoya dengan apa yang kami punyai
Kami habiskan waktu
Kami menyayangi uang
Kami mencintai orang
Kami belenggu ilmu

Kala raga semakin tua
Kami kembali tersadar
Kami hadirkan apa yang membuat kami kekurangan
Kami paparkan apa yang membuat kami kehausan
Kami bernostalgia dalam lautan kepedihan
Menyayat satu demi satu nadi kehidupan
Waktu yang dulu kami habiskan
Kini mengejar seakan ingin mencekik untuk membalaskan dendam yang dibaluti penyesalan
Uang yang dulu kami sayang
Kini menjauh seakan tak ingin lagi bersinggungan dengan kami
Orang yang dulu kami cintai
Kini satu persatu masuk ke dalam lubang bertanah merah yang sama seperti kami
Ilmu yang dulu kami belenggu
Kini terpaku menatap kebodohan kami di masa lalu
Mengejek mejulurkan lidahnya
***
Puluhan tahun silam
Kala musim masih bertahta dengan megah
Kami masihlah seorang mahasiswa yang begitu kelam
Semua ilmu kami babat habis seakan kami bisa dan berjaya
Nyatanya?
Tak ada satupun yang kami dapati
Di saat kaki melangkahi ambang pintu
Semua materi yang ada menjadi lupa
Semua nasihat dan petuah segera pergi
Lalu kami kembali bercumbu dengan waktu, uang, dan orang orang yang kami cintai
Sekarang ?
Adakah waktu mendekap kami?
Tidak
Adakah uang menyayangi kami?
tidak
Adakah orang yang di cintai menyelamatkan kami?
Tidak juga
Lalu ilmu?
Dia telah pergi dengan sejuta tawa kebodohan kami
Dia telah pergi tanpa menarik tangan kami
Dia telah pergi tanpa dekapan hangat bagi kami
Dia telah pergi tanpa ingin maaf dari kami
Padahal?
Dialah yang seharusnya mampu menolong kami
Dialah yang mampu menerangi jalan kami
Dialah yang menjadi pelita dahaga kami
Kami menyesal
Kami meyerah
Kami kalah
Tanpa ilmu kami bukanlah apa apa
Tanpa ilmu kami bukalah siapa siapa
***
Wahai anak muda !
Jangan ikuti jejak kami
Jangan remehkan balutan kain toga di badanmu itu
Sebelum kalian berakhir seperti kami
Di gundukan tanah merah tanpa sejarah.

Abadikan – oleh Siti Nurul Alifah
Pekanbaru
fb: Siti Nurul Alifah / twitter: @Nurule_042 / pujanggatambang.blogspot.com

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *