Beranda » Puisi Masa Lalu » Terkenang Nostalgia – oleh Insanie Aura

Terkenang Nostalgia – oleh Insanie Aura

Advertisement

Mentari pagi menghangatkan diri
di tempat tidur ini aku masih bermimpi
memimpikan perjalanan yang kelam
pergi jauh menuju masa lalu
menuju tempat disaat kita bahagia bersama

Aku masih terjebak
terjebak didalam nostalgia yang perih
nostalgia yang pernah ku rasakan indahnya
yang pernah ku impikan suatu hari nanti
dimana aku dan kamu selama2nya hingga mati

Kini kamu tak mengenal diriku
walaupun aku didepanmu
setidaknya aku pernah berjuang
berjuang untuk sumpah janji kita bersama
namun kini kamu telah mengingkari janji itu

Dulu kamu memimpikan bintang
bintang yang setia bersama bulan
namun,hujan pun turun
yang membuat mereka terpisah
terpisah seperti kita
tersekat jarak terhalang waktu

Dulu kamu memuji matahari terbit
tapi aku mengagumi matahari terbenam
seharusnya aku tahu
timur dan barat itu tidak akan bersama berlainan arah tujuan
menciptakan jarak begitu jauh

Dunia,
tolong tunjukkan aku cahaya
cahaya yang menuntun aku
menuntun kejalan yang benar
kejalan yang tak sama seperti masa lalu
dan jika akhirnya bukan kamu yang berada dihujung perjalananku
aku tetap merasa bahagia
kerana perjalanan itu aku lalui bersamamu.

Angin menerpa wajahku
rupanya aku masih terjebak
terjebak masa lalu yang kelam
dan hujan pun tak kunjung datang
mungkin ia belum puas melihatku menangis

Kalau hujan terus datang,
aku merasa resah akan terhapus jejak kita
dikala kita bercanda tawa bersama
walaupun hanya sesaat yang kurasakan

Kini ku tahu kamu tak terjangkau
menciptakan rindu tak terbalaskan
entah mengapa aku tetap rindu
rindu akan hal tak tentu
dan aku adalah debu
yang selalu kamu hilangkan di setiap penjuru rumahmu

Terkenang Nostalgia – oleh Insanie Aura
Medan
fb: Makhda Sushanty Lubis

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *