Beranda » Puisi Pesan » Tak ingin beranjak dewasa – oleh Rahimatus Sania

Tak ingin beranjak dewasa – oleh Rahimatus Sania

Advertisement

Aku bermain diantara tengah malam dan senja
Mencari hal yang tidak bisa ku temukan didalam naungan cahaya
Aku menari bermandikan gelapnya gulita malam
Mencoba melakukan hal yang tidak bisa ku lakukan dikala siang
Ketakutan datang dan hanya Aku berpuisi ria mengeluarkan kata-kata
Keindahan hari ini mungkin tak akan ku temui lagi dihari esok dan masa depan
Karena itu ku pertahankan sifat kekanakan ini Agar bisa terus bertahan diwaktu yang sama
Aku Egois kan? Lalu apa?
Apakah kau akan memukul ku dan mengatakan sadarlah?
Atau kau Akan memeluk ku dan mengatakan tidak apa-apa?
Ah…Aku tidak menantikan keduanya

Aku tersenyum senang diantara tengah malam dan senja
Mencari hal yang bisa membuat ku senang tanpa naungan cahaya
Aku bernyanyi berlatarkan gelapnya gulita malam
Mencoba menyuarakan hal yang tidak bisa ku lakukan dikala siang
Nafasku tersedak,Aku berhenti memainkan mainan ku
Papa bilang Aku harus menjaga mainan ku baik-baik
tapi Adik malah mematahkan leher mainan ku
Disaat seperti ini apa yang harus Aku lakukan?

tawa..Aku berhenti tertawa
berhenti menatap ku seperti Aku aneh
Aku tak ingin beranjak dewasa!
Aku ingin saat-saat seperti ini tidak berlalu
lalu kau datang kau memeluk ku dan mengatakan sebuah kalimat yang membuat tersentak
“Sadarlah…dan besok…Mari kita bermain bersama”
kau tersenyum seolah semuanya baik-baik saja

Tak ingin beranjak dewasa – oleh Rahimatus Sania
Banjarmasin
fB: Rahimatus Sania

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *