Beranda » Cinta Illahi » Doa Pagi – oleh Ardi Suhardi

Doa Pagi – oleh Ardi Suhardi

Advertisement

Matahari yang berpendar di ufuk timur
Melebarkan gelisah paling resah
Di antara awan gemawan
Terselip doaku yang merebah gerah.

Aku bukan anak yatim
Ketika desah meraga dalam nubari
Bila getar suara menyesak lara
Doa adalah kosa kata pertama
Dalam saku celana.

Menatap matahari
Seperti mata Tuhan yang bernanar
Di pelipatan gerhana.

Siapa yang setia memandang
Derita batinnya menghilang
Matahari itu mata Tuhan
Yang mendekap hati berbelah.

*Ritapiret, 23 Februari 2016.

Doa Pagi – oleh Ardi Suhardi
Maumere, NTT
fb: Ardi Suhardi

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *