Beranda » Puisi Kenangan » Bukan Bahagiaku – oleh Haposan Tampubolon

Bukan Bahagiaku – oleh Haposan Tampubolon

Advertisement

Ingin ku caci
Kenangan dalam benak
Dengan tangis hati
Aku sadar
Kalau kau bukan milikku
Ambilah…
Hangatkan seorang dengan senyummu
Buatlah secangkir cinta untuknya saat ia terbangun dari lelap panjang
Jangan berpaling
Jangan berhenti
Teruslah berlari dan kejarlah mimpi
Aku akan tetap disini
Tapi bukan untuk menanti
Melainkan mengubur kenangan serta mimpi malam terindahku

Tutup matamu
Ku tutup mataku
Aku terbangun dengan keringat
Melihatmu berdiri dalam altar suci
Bukan denganku
Tapi dengan jiwaku yang dulu ada
Dan telah hilang di telan penyesalan

Kini aku hidup dengan satu organ tubuh
Kau tak mau lagi melihatku
Karena aku memang bukan apa-apa
Mungkin setiap kata ini adalah sampah bagimu
Tapi ketika ini semua tercurah
Aku ingin kau tahu bahwa kau lah pendonor hidupku

Sayang,
Sempat kau katakan waktu kita masih baru bertemu
Dulu, senyummu tak seindah sekarang
Rupamu tak seindah mataku melihatmu saat ini
Semua yang bisa ku kenang
Kau kuat
Kau tegar
Kau mandiri
Kau pintar
Kau taat
Dan kau adalah ratu
Itulah dirimu
Namamu tersirat

Bukan Bahagiaku – oleh Haposan Tampubolon
Medan

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *