Beranda » Puisi Sedih dan Galau » Sedih – oleh Sishin al Ibrahim

Sedih – oleh Sishin al Ibrahim

Advertisement

Saya bertemu denganmu dalam perjalanan hidup saya
Saya bermimpi untuk kehidupan yang lebih baik
dan kemudian semuanya harus berakhir

Saya bukakan bagimu semua pintu-pintu mimpi yang saya miliki
Saya simpan umur saya dihatimu
Saya penuhi fikiran saya dengan khayalan bersamamu

Tapi ketika saya membuka mata
saya tidak menyaksikanmu

Jika kamu diam,suaramu masih tetap terngiang ditelingaku
Jika kamu pergi bayanganmu masih tersisa dipandangan mata

Saya berusaha memejamkan mata
tapi bayanganmu masih tetap terlihat
Saya berusaha menyendiri
tapi saya masih mendapatimu

Saya berdiri didepan cermin
kamu masih didepan saya
Saya satukan kenangan-kenangan dibelakangmu

Saya lukiskan wajahmu diatap kamar saya
saya bercakap cakap denganmu
disetiap malam seperti orang gila

Saya menempuh perjalanan menujumu ketika kerinduan ini muncul
lalu saya kembali kepembaringan diakhir malam
lalu saya menangisimu

Musim semi datang saya masih sendiri
Hujan turun sayapun masih sendiri
Kerinduan mengetuk pintu hati saya dan saya masih sendiri
Umur berlalu dan saya masih sendiri

Saya melihatmu bersama oranglain
ketika kita berpasan suatu hari ditengah jalan
tanganmu memegang tangannya
dan kamu melihat saya,sedangkan kamu tidak mengenali saya lagi

Umur saya yang ada dibelakangmu memanggilmu
Tapi kamu tidak mendengarnya

Saya mengirim pesan,tapi tidak sampai kepadamu
Saya berteriak,tapi suara saya tidak terdengar olehmu
Saya mati,dan pesan itu sampai kepadamu seperti orang asing

Sedih – oleh Sishin al Ibrahim
Banda Aceh

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *