Beranda » Puisi Sedih dan Galau » Jangan lukai aku, Aku dendam, (Menunggu Janjimu) – oleh Goel A Pahit

Jangan lukai aku, Aku dendam, (Menunggu Janjimu) – oleh Goel A Pahit

Advertisement

Dulu aku lah yg selalu kau damba
Diri yg selalu menyemangati hari-harimu
Membuat berjuta warna tentang cinta
Mengukir berbagai kenangan

Telingaku selalu mendengarkan bahwa engkau ingin berlalu
Menyisakan setitik luka yg perih di hatiku
Ada apa dengan cintamu?
Mengapa harus berlalu ketika waktu sedikit lagi akan sampai di perhentiannya

Aku menangis beriring hujan
Aku berpilu hati di malam-malam sendu
Tak pernah kucoba melukaimu
Sebab, cinta ini tak pernah terbagi selain engkau

Ingatlah aku yg selalu membuatmu tersenyum
Melewati waktu dengan indahnya
Ketika bibirku mendarat lembut di bibirmu
Kita selami dalamnya waktu-waktu, berdua saja

Kini tega kau lontarkan satu kata pisah
Begitu hinakah aku dimatamu?
Setelah kau nikmati indah-indah cinta bersamaku
Tak tega kusebut kau kejam, sebab aku selalu mencintaimu

Dulu pelukan hangat ini hanya untukmu
Kini tubuh ini sepi, di kejauhan aku mengingatmu
Jangan ulangi lagi kata-kata itu
Sebab, aku akan tetap menagih janji-janji itu
Jika kau ingkari, maka akan kunodai bahagiamu dengan dendam-dendamku

Jangan lukai aku, Aku dendam, (Menunggu Janjimu) – oleh Goel A Pahit/DS Gulana
Dharmasraya

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *