Beranda » Puisi Berpisah » Kau Merusak ku – oleh Nicol

Kau Merusak ku – oleh Nicol

Advertisement

Kakiku telanjangku menari di atas pusara makam mu.
Senyumku hilang, tapi aku tetap menari.
Putaran demi putaran ku hentakan
Jari jemariku berdarah tertusuk batu

Tapi, kau tetap diam
Tak ada suara yang menghentikan ku.
Aku gila, aku tertawa keras pada hujan
Mengutuk dunia yang mengambil mu dariku

Kaki telanjangku, sekali lagi menghentak keras
Tanah hitam menjadi merah karena terbasuh darah
Lagu kesedihan terus ku nyanyikan
Senandung kehilangan terus ku dendangkan

Kau masih tetap diam.
Pusaramu masih hitam bercampur merah
Darah terus keluar dari kaki ku
Kulit telapak kaki ku robek tergores akar dan batu.

Kekasihku telah mati.
Dan di sini aku masih berdiri

Kau Merusak ku – oleh Nicol
Jakarta

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *