Beranda » puisi untuk ayah » Rindu Ayah – oleh Hidayatul Asfiyah

Rindu Ayah – oleh Hidayatul Asfiyah

Advertisement

Saat ku keluar dari rahim ibu
Kau kumandangkan suara adzan
Di sebelah kanan telingaku
Saat itu ku pertama kali
ku mendengar suaramu

Dan saat ku beranjak dewasa
Ayah….
Tak akan ada lagi sehelai rambut
Yang dapat ku sentuh
Tak akan ada lagi secarik kain sutera
Yang dapat ku rasakan kelembutannya
Dan tak ada lagi persahabatan
Bagaikan sapu tangan.

Ayah…
Bukan tulisan yang ku baca
Bukan suara yang ku dengar
Dan bukan hembusan angin
Yang menusuk ke tubuhku

Namun…
Hanya mata yang menjadi saksi
Kepergian mu, meninggalkan jejakmu
Kerinduan ku yang akan menggebu
Untuk mu, sang surya ku “Ayah”

Rindu Ayah – oleh Hidayatul Asfiyah
Brebes

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *