Beranda » Puisi Asa » Empat puluh hari yang lalu – oleh Agus Salim Manik

Empat puluh hari yang lalu – oleh Agus Salim Manik

Advertisement

Empat puluh hari yang lalu
Masih tersirat senyum di wahajmu
Empat puluh hari yang lalu
Kau masih tertawa dengan keluargamu

Tapi…
Empat puluh hari yang lalu
Api besar telah membakar rumahmu
Di malam buta, waktu semua terlelap dalam mimpinya

Terdengar suara… Kebakaraaaaannn berulang kali
Serentak semula sunyi menjadi riuh tak berarti
Serentak semua bingung, krn baru tersadar dari mimpi

Terdengar suara tolong, tolong, rumahku kebakarn
Anakku ada di dalam tolong….. Tolongggg

Aku hanya bisa terpaku dan tak dapat berbuat apa
Semua org hiruk pikuk upaya untuk membantu
Tapi apa daya, kuasa pada tuhannya
Rumah tinngal abu beserta anak dan istrinya.

Empat puluh hari yang lalu
Bagai tak terjadi sesuatu
Empat puluh hari yang lalu
Hanya tinggal kenangan, arang dan abu.

Empat puluh hari yang lalu – oleh Agus Salim Manik
Barito Kuala
fb: agus firhan manik

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *