Beranda » Puisi Asa » Bidak ku – oleh Rahimatus Sania

Bidak ku – oleh Rahimatus Sania

Advertisement

Semilir angin mempermainkan untaian angan ku
Merebak indah dalam asa yang jauh di sana
Apa masih ada yang jatuh teringgal?
Di jalanan sepi dan ketakutan panjang
Aku hanya menunggu perapian dalam takhta ku
Menyemikan nya dalam dunia yang indah

Berikan aku sebuah cermin
Yang menunjukan sifat ku
Aku hilang sirna karena takut berpura-pura
Meleleh bersama kepingan memori daun genko
Berikan aku sebuah cermin
Yang menunjukan diri ku
Aku tak kotor pada awal nya
Bahkan walau bermain dalam kubangan yang lengket
Berikan aku sebuah cermin
Yang menjukan Aku!
Bahkan hati ku tahu kalau aku sedang berbohong
Saat bilang aku tak apa-apa sendirian

Berhenti mempermainkan bidak ku!
Karena aku ingin tahu sekuat apa mahkota itu
Dalam permainan dimana kau memutuskan menjadi putih atau hitam
Ah!permainan ini seperti pandora

Bidak ku – oleh Rahimatus Sania
Banjarmasin
fb: Rahimatus Sania

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *