Beranda » Puisi Kenangan » Luka Tanpa Rupa – oleh Arof Hidayat

Luka Tanpa Rupa – oleh Arof Hidayat

Advertisement

Bayang itu terlintas begitu saja
Tapa kuminta dan aku tak-kuasa menolaknya
Sebuah kenangan akan indahnya cinta
Yang pernah terjalin dalam satu asmara
Oleh dua insan yang dimabuk gelora cinta
Tak disangka dan tak pernah kuduga
Kisah indah cinta berakhir cerita duka
Yang kuanggap masa kelabu namun sulit tuk dilupa
Memang ku rindu untuk mengenangnya
Namun rasa pilu itu slalu sesakan dada
Meski hanya rasa tanpa rupa dan sakit tanpa luka
Hanya tetes air matalah sbagai isyarat sakit tiada tara

Dikala senja berhias jingga
Lembar bayangan itu semakin terbuka dan semakin nyata
Merengut senyumku dengan pahitnya derita
Mengoyak raga dan remukan jiwa

Diujung senja saat ditinggal sang surya
Aku titipkan seuntai salam dan do’a untuknya yang jauh disana
Lewat hembusan angin yang membelai lembut tanpa suara

Izinkan aku jelaskan segenggam rasa yang memang tak pantas adanya
Namun aku yakin kau akan senang mendengarnya
Ku harap kau paham akan cinta dan kasihku dulu yang setia
Yang hanya satu dan tak pernah terbagi dua
Ku harap kau mengerti akan rinduku dulu yang selalu terjaga
Meski jumpa tak kunjung jua tapi aku bertahan dalam percaya
Sampai perpisahan ini tiba

Sebersit sesal diujung asa
Lembar perpisahan terbuka hanya karna ego dan keras kepala
Yang tak mau mengalah dan tetap eois pada awalnya
Keyakinanpun semakin lapuk ibarat besi tua
Dan kesetianpun mulai terbagi dua oleh orang ketiga

Tegur sapa memang sudah tak terdengar telinga
Canda tawa telah berubah hampa
Rengek manjapun mustahil terasa mesra
Inilah akhir cerita cinta kita
Yang paling indah dan yang selalu kita puja

Meski terpisah tapi Aku senang dengan ini semua
Aku sangat bahagia dan takan penah kulupa
Bukan karena hatiku telah terisi sebuah nama
Tapi kita pernah bersama dalam waktu yang cukup lama
Berbagi kasih dan cinta
Yang penuh canda tawa dan rayu mesra
Saling menjaga setia dalam suka dan duka
Mungkin disuatu masa kita akan berjumpa meski tak lagi bersama

Luka Tanpa Rupa – oleh Arof Hidayat
Karawang

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *