Beranda » Puisi Persahabatan » Kelingking Persahabatan – oleh Daniel Satria Sutrisno

Kelingking Persahabatan – oleh Daniel Satria Sutrisno

Advertisement

Kemana langit berujung saat kita menjelajahi cakrawalanya
Dan mengapa mata kita kian berbinar menatap cakrawalanya

Di bawah siulet metari, dua kelingking bertautan janji
Dan di beri nama kelingking persahabatan
Dua gambar perawakan bocah kecil bergembira bersama
Meniup dendelion sambil jongkok di bukit rumput

Dua mata yang sama-sama berbinar menatapi pergi tunas-tunas dendelion, yang mengapung pada angin sembai

Menari dan berputar-putar…
Saling bergandeng tangan bersama…
di atas jutaan dendelion mekar,
lalu terpingkal polos saat terjatuh bersama-samaan
Dan lagi-lagi diakhiri dua kelingking yang saling bertautan di bawah siulet mentari

Tawa dua anak yang mengiringi tahun berganti, di musim sekolah
Mengiringi dua sahabat yang selalu akrab sedari kanak-kanak
Saling berbagi kue…
Saling berbagi sedih…
Dan saling berbagi kesukaan

Di suatu sore, mereka berlarian di sepanjang koridor sekolah
Bergembira bersama dunia mereka
Dan lagi-lagi sepasang kelingking yang bertautan di balik siulet mentari senja, mengiringi langka pulang sekolah mereka

Waktupun berputar lagi, berpamitan pada musim awal sekolah
Lalu berhenyut pada musim kelulusan sekolah

Dua orang pemuda yang riang dan jenaka, menatap haru noda coretan kelulusan pada pakaian lama mereka.

Mereka saling, mendekap, dan memberi ucapan selamat untuk menjejang kedewasaan masing-masing
Meskipun kedua-duanya sama-sama terharu dan riang
Tapi saat ini.. seorang dari mereka akan pergi jauh dan takkan kembali.

Sempat berlama-lamaan mereka tenggelam pada tangis yang di sekap oleh lengan
Dan lelehan inguspun terdengar menyuar saat di dengus.
Pada akhirnya kembali dua kelingking persahabatan saling bertautan sekali lagi, di bawah siulet mentari…
Untuk terakhir kali, setelah yang sekian kalinya

Kemudian sahabat berpisah saat itu juga dan tak pernah bertemu lagi.

Tapi mereka tetap memberi semangat melalui albun kelingking sahabat, dan selogan mereka:

-Sahabat adalah, dia yang selalu mendapat bagian di secarik hati mungil, meski tak ada kehadirannya. Tapi selalu ada makna persahabatannya-

Kelingking Persahabatan – oleh Daniel Satria Sutrisno
Sorong

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *