Beranda » Puisi Cinta » Mimpiku Bukan Disini – oleh Achmad Triyando Ubaidillah

Mimpiku Bukan Disini – oleh Achmad Triyando Ubaidillah

Advertisement

Melangkah pergi di pagi buta
Diiringi sedikit senyuman setelah menangis
Walau air mata enggan menetes
Seraya tanganku mengepal sangat erat
Aku akan pergi melawan matahari
Dan memukul hujan yang menetes deras
Hingga ku lukis pelangi hitamku
Sampai aku benar benar terbaring

Di depan sana dermaga tua telah menantiku
Menanti diriku yang larut dalam kesunyian
Setiap saat selalu membayangkan dirimu di seberang
Tapi nyatanya..
Mimpiku bukan disini..
Ingin bersedih tapi harus mengadu dengan siapa
Ingin mengungkapkan tapi diam selalu mencintaiku
Temanku hanya renungan hati
Musuhku hanya sandiwara
Belaka

Mungkin aku akan meresapi jalan berlubang ini
Meninggalkan semua tentang ini
Aku harap kamu tidak menertawakanku lagi
Tetaplah menghijau seperti daun teh yg indah di sore hari
Tetaplah mengalir deras seperti air terjun yg jernih
Karna kau bagiku seperti udara pegunungan yg menyejukkan hati
Terima kasih ya Allah kau telah menciptakan orang bodoh sepertiku
Aku bersyukur karna engkau telah mempertemukan aku dengan orang yg seberuntung dia
Faktanya jatuh cinta bukan saat kita merasa kesepian
Tapi setelah kita siap menanggung resikonya

Mimpiku Bukan Disini – oleh Achmad Triyando Ubaidillah
Bangka belitung

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *