Beranda » Puisi Penyesalan » Jeruji Besi – oleh Nurlina Aim

Jeruji Besi – oleh Nurlina Aim

Advertisement

Dingin..
Dingin yang menusuk raga.
Mengundang nyeri pada tulang.
Menambah sesalan masa lalu.

Dentingan tawa terlali besi.
Mengejek raga yang terpenjara.
Menghina jiwa yang terkurung.
Melukai ego sang pendosa.

Jeritan permohonan.
Menggema, menyudutkan.
Mencekik raga dalam penyesalan.
Menghianati sang pendosa dengan tangis.

Makasar, 06 Juli 2015
Nurlina Aim
Makasar
fb: Choi.s.yoon.9@facebook.com

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *