Beranda » Puisi Hati » Rembulan di balik jendela kamar – oleh Dewa

Rembulan di balik jendela kamar – oleh Dewa

Advertisement

Sebarkas menyelinap masuk di sela kisi-kisi jedala kamarku.
Lembut seakan mengelus sentuhan tangan mengelus wajah.
Senyum aku rasakan, seraya mata perlahan terbuka,
Harapan sosok pujaan ada dalam satu ruang,

aahh,,, ternyata hanya seberkas sinar purnama.
Tertegun duduk di sambil tangan menggapai cahaya nya.
Seberkas sinar rembulan sekarang seakan menggemgam tangan..
Sementara khayal, terbayang saat kita saling meng-eratkan genggaman.

Berdiri,,, melangkah menghampiri jendela kamar,
Berat tangan perlahan membuka tirai dan,,
aaaahhh tarikana nafas panjang saat penuh sinar bulan masuk dalam ruangan..
Cahaya rembulan membasuh tubuh seakan diri berada dalam pelukan.
Mata yang terpejam, larut dalam impian dan indahnya kenangan.

Kini aku hanya duduk di tepi tampat tidur,
Kini aku hanya bisa menatap rembulan dari balik jendela kaca
Sampai nanti,,
Sampai pagi…
sampai angkuh datangnya mentari pagi
dan bulan dengan iklas perlahan pergi

Rembulan di balik jendela kamar – oleh Dewa
Jakarta

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *