Beranda » Puisi Sedih dan Galau » Pagiku – oleh Riza Aulia Akfiyani

Pagiku – oleh Riza Aulia Akfiyani

Advertisement

Mendung perlahan mulai merayap
Dan merangkulku dari belakang
Ada apakah gerangan?
Kenapa sang surya enggan bersinar?
Kenapa sang bayu jua tak nampak?
Tak ada satu pun daun-daun
Yang bergoyang mengikuti irama pagi
Kenapa pagiku kini terlihat suram?
Kenapa pagiku kini terlihat kelam?

Haruskah ku bertanya pada daun-daun yang membisu?
Ataukah pohon-pohon yang mulai mematung?
Jika tak ada satu jawaban pun yang ku dapat
Haruskah ku bertanya pada malam tentang kepergianmu?
Atau haruskah ku mengadu pada bulan dan bintang?
Jika beribu tanya yang semakin menggeluti

Pagiku yang ceria, dimanakah kau bersembunyi?
Pagiku yang ceria, kemanakah harus ku cari?
Pagiku yang ceria, kenapa engkau tak menyapa?
Pagiku yang ceria, jangan kau hadirkan kesedihan di awal langkahku
Aku tak suka jika rinai hujan menjadi teman perjalananku
Bukan maksud mendiskriminasi dan menghakimi
Tapi aku rindu padamu, pagiku yang ceria
Dan hanya kau yang ku inginkan
Jadi tetaplah disisiku.

Pagiku – oleh Riza Aulia Akfiyani
Temanggung
FB: Riza Aulia Akfiyani

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *