Beranda » Puisi Syukur » Bersyukur – oleh Ismatul Khamdana

Bersyukur – oleh Ismatul Khamdana

Advertisement

Bukan budak manusia tapi insan merdeka
Berjalan tegak diatas tanah bukan merangkak berkalung rantai
Belenggu kehidupan dan ketidak setaraan
Bukan alasanku memuja tuhan
Aku hidup dan mati hanya untuk-Nya
Menerima segala takdir setelah ikhtiyar
Bersujud atas apa yang aku sembah
Bercerita dalam setiap do’a
Tentang hidup yang masih belum kutemui arahnya
Akan jadi apa manusia sepertiku disisiNya
Yang selalu mengaku lemah dan miskin

Merasa lebih rendah dari manusia lainnya
Padahal Dia sudah berfirman
Bahwa kita pria dan wanita adalah sama
Sudah benarkah do’a yang kupanjatkan
Jika aku hanya menangisi masalah dan meminta jalan keluarnya
Bagaimana cara ku berterimakasih atas nikmat yang kudapat
Dari Mahdi sampai Lahdi
Shalatku, Puasaku, zakatku sudah ikhlaskah
Jika aku diperbolehkan bertanya
Sudah berapa pahala yang aku kumpulkan dan sebesar apa dosa yang sudah aku buat
Bisakah aku tebus dosaku dengan pahalaku sebelum waktuku tiba
Renunganku semoga menjadikan aku manusia yang berfikir
Syukurku semoga selalu ikhlas karenaMu.

Bersyukur – oleh Ismatul Khamdana
Pasuruan

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *