Beranda » Puisi Sedih dan Galau » Sepenggal Makna – oleh Nana Ristiana

Sepenggal Makna – oleh Nana Ristiana

Advertisement

Kualunkan nada, yang tak kan pernah bersuara.
Meneruskan cerita, dengan keraguan hati yang terus menjelma.
Dalam malam, selalu berusaha jadi bintang diruang gelapnya.
Mencoba memahami, tentang semua keindahan yang ada.
Terlukiskan cinta, disetiap sudut ruang yang hampa.
Tetap bertahan ditengah kerisauan hati yang membungkam.

Kurasakan angin malam yang enggan untuk berjalan.
Berusaha menerbangkan luka, yang menumpuk diantara ribuan cinta.
Menghapuskan air mata, saat angin malam berjalan lamban.
Memejamkan mata perlahan, memasuki gerbang impian.
Inginku lupakannya saat ku tak lagi mencintainya.

Berakhirkan cerita indah, saat jam dinding tak lagi berdetak.
Terlantunkan merdu, saat nurani ini tak lagi bernyawa.
Jika hari esok ku mampu relakannya.
Haruskah tumpukan luka ini hanya sekedar cerita.
Yang kan terlupa, atau menjadi sepenggal makna.

Sepenggal Makna – oleh Nana Ristiana
Tulungagung

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *