Beranda » Puisi Harapan » Damailah Negaraku – oleh Wuriyan Radia Kusuma Wardani

Damailah Negaraku – oleh Wuriyan Radia Kusuma Wardani

Advertisement

Derai desis angin semilir
Hembuskan nafas tiap jiwa
Hasrat kemilau tenangkan hati
Damaikan jiwa tiap insan

Detik dinding waktu kian terlampaui
Bahagia terasa tinggal kenangan
Bersorak ramai riuh kerisauan
Darah – darah tak bersalah menjadi korban
Tangisan dan jeritan menjadi saksi peperangan

Palestina..
Negri yang dahulu tempat nabi dan rasul
Kini, tanahmu gersang, panas, dan tersiram darah
Tak dapat dipungkiri
Cerita manis nan indah
Kini telah berubah menjadi tangis duka lara

Kapankah peperangan usai?
Kapankah Palestina damai?
Kapankah Palestina merdeka?
Mungkinkah semua hanya tinggal cerita?
Hanyalah kuasa Allah yang dapat menjawabnya

Ya Allah.. Wahai Dzat Yang Maha Agung
Dengarkanlah jeritan dan rintihan bumi rasul..
Hilangkanlah selimut duka lara..
Damaikanlah.. Damaikanlah.. Damaikanlah..

Damailah Negaraku – oleh Wuriyan Radia Kusuma Wardani
Yogyakarta

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *