Beranda » Puisi Patah Hati » Dua unsur berbeda – oleh Agus Budianto

Dua unsur berbeda – oleh Agus Budianto

Advertisement

Ingin ku panggil angin
Angin yang berhembus menenangkan jiwa
Utuk menyejukan hatiku yang sedang berbunga
Menyegarkan cinta yang sedang bermekaran dalam dada
Engkaulah penyejuk jiwa di kala aku mendidih
Menahan cemburu dari kekasih
Angin janganlah engkau gugurkan cintaku terhadap dirinya
Seperti engkau gugurkan daun daun yang kering dari rantingnya
Aku cinta dia sepenuh hati

Walau aku tau aku tak pernah di hendaki orang tuanya
Aku juga sadar aku orang sengsara berdeda dia
Dia yang bagaikan putri dalam istana keluarganya
Tak mungkin orang tuanya memilih aku sebagai menantunya
Angin bila ini jalan yang telah di takdirkan tuhan untuku
Mencintai seorang bidadari namun tak pernah bisa untuk memiliki
Aku akan jalani hidup seperti air
Aku akan mengalir seperti
Perlahan tapi pasti aku akan sampai di lautan lepas
Melepaskan cinta yang aku miliki walau mungkin butuh waktu bertahun tahun
Seperti air yang turun dari danau ke lautan lepas
Bertahun tahun mengalir
Bertahun tahun pula harus merubah haluan
Air yang semula tawar ingin menjadi asin
Tempat yang semula tinggi harus menjadi ter renadah
Sampai di tempat terindah yang aku inginkan
Sampai aku menemukan rasa yang dapat aku nikmati

Rembang love story
Dua unsur berbeda – oleh Agus Budianto
Palembang
fb:Agus Budianto

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *