Beranda » Puisi Hati » Asa di Ujung Jalan – oleh Watowuan Tyno

Asa di Ujung Jalan – oleh Watowuan Tyno

Advertisement

Dewi malam sepi dan hening
Langit dan bintang seolah membeku
Semuanya ditelan khayalan dalam diam
Lewat tombol kalimat ini terucap

Jangan berharap ada rindu untukmu
Rinduku suda ditelan ego yang tercipta
Buang saja asamu sebelum terlambat
Agar tak meninggalkan jejak pilu

Biarkan saja semuanya menjadi jejak usang
Dan tak perlu untuk dikenang
Hilang bersama senja yang ditelan malam
Terkubur besama heningnya malam

Jangan kau cemaskan hari-hariku
Hari – hariku dibaluti dengan tawa
Berharaplah saja kepada sang fajar
Agar membawamu kepada asa yang tersisa

Ucapkan terima kasih kepada sang waktu
Karena sang waktulah membawamu mengenaliku
Berharaplah kepada sang waktu
Semoga sang waktu membawamu kepada harapan baru

Ku akan selalu mendoakanmu dari jauh
Agar tak salah dalam memilih jalan
Agar tak ada lagi skenario pilu
Yang membuatmu semakin terpuruk

Terima kasih atas semua tawamu
Yang selalu menemaniku di saat sepi
Tapi kini kataku akan menemani heningku
Kini puisiku yang akan menjadi sahabat hidupku.

Asa di Ujung Jalan – oleh Watowuan Tyno
Makassar

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *