Beranda » Puisi Asa » Rintihan Tunas Pertiwi – oleh Muhammad Ridwan Naim

Rintihan Tunas Pertiwi – oleh Muhammad Ridwan Naim

Advertisement

Sudah puaskah kau injak tunas pertiwi ?
Membuatnya tumbuh tanpa buah di kemudian hari
Atau bahkan tak tumbuh sama sekali
Lenyaplah impian Garuda terbang tinggi

Tak cukupkah air mata kami
Menetes jatuh ke bumi
Tak cukuplah darah kami
Tumpah di Negeri antah berantah ini

Kemanakah kami bersembunyi
Saat kami jauh dari malaikat kami
Di luar sana liar
Banyak ranjau yang tersebar

Sudah tiadakah harapan bagi tunas pertiwi ?
Untuk tumbuh dengan asri menyambut pagi
Atau mungkin senja tiba lebih dini
Menjemput kami tanpa basa-basi

Rintihan Tunas Pertiwi – oleh Muhammad Ridwan Naim
Kota Tangerang
www.facebook.com/muhammad.r.naim

Advertisement

2 thoughts on “Rintihan Tunas Pertiwi – oleh Muhammad Ridwan Naim

  1. wah manteb gan puisinya berirama meskipun ada ada dua akhiran yg tidak sama 🙂

    aku juga kalau buat puisi harus berisi dan berirama meskipun mash belajar hehe :)mampir balik gan 🙂

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *