Beranda » puisi untuk ayah » Ayah – oleh Panji Abu Bakar

Ayah – oleh Panji Abu Bakar

Advertisement

Ayah,! disini, kini aku berdiri, aku yakin kau melihat ku
Kata yang pernah kau ucapkan terus membekas dalam hati ku
Kau pernah berkata
”ayah tidak pernah bisa berikan kamu apa-apa., yang ayah bisa berikan hanya yang ayah bisa”.,

Ayah kau tidak pernah meminta ketika aku mendapatkan uang, padahal kau kesulitan.,

Kau berusaha tegar dalam himpitan agar aku tidak ikut larut dalam kenyataan pahit yang memang tidak bisa di bohongi.

Kau beri aku sebungkus makanan tapi ku lihat engkau hanya meminum air putih untuk menahan lapar mu.,

Namun kau terlalu hebat untuk bisa ku fikirkan, yang aku tahu aku tidak bisa bila tanpa mu,
Ayah kau pintar sembunyikan resah,sedih,lelah,pahit, saat aku ada di dekat mu,hanya untuk senyum ku.,

Di usia senja mu, senyum mu selalu bisa ceriakan suasana,
Dan nasihat mu yang terus berbisik sampai saat ini yang terus mengguncang nurani ku,
“jangan sampai lupa shalat biar kita susah tapi shalat udah cukup untuk buat kita tersenyum”.,

Siang itu menjadi detik penantian mu.,
Putih bersih dengan butiran air wudhu saat tunaikan zhuhur mu,

Tidak ada canda seperti yang biasa ku dengar dari mu, kau hanya tersenyum dan tersenyum.
Ku tidak tahu apa yng kau sembunyikan sakitkah,? Atau perihkah,? Aku tidak tahu.,-

Sore itu senyum mu begitu indah dan ternyata itulah senyum terakhir yang kau beri pada ku,

Kau pergi dalam pangkuan ku,
Kau pergi tidak untuk kembali.

Kau pulang saat siang tadi masih ku lihat kekarnya tubuh mu.,
Kau pulang saat siang tadi kau belikan aku nasi bungkus.,
Kau pulang saat siang tadi kau begitu senang selesaikan pekerjaaan mu.,
Kau pulang saat siang tadi aku masih memeluk mu.,
Tapi sore itu kau kembali ku peluk untuk terakhir kalinya.

Terasa gelap dunia saat kau ada di pangkuan ku untuk hembuskan nafas terakhir mu.
Terasa putus persendian ku saat tak kudengar lagi detak jantung mu.
Selamat jalan ayah. Untuk ku kau tidak mati kau ada dan akan selalu ada untuk tetap hidup dalam hati ku.,
Doa ku akan selalu temani mu semoga Allah membalas mu dengan syurga-nya.

Ayah.,
Senyum mu akan abadi di hati ku,
Untaian doa tulus kupersmbahkan,

Ayah – oleh Panji Abu Bakar
Depok

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *