Beranda » Hakikat Cinta » Separuh Hati – oleh Heni Ratnasari

Separuh Hati – oleh Heni Ratnasari

Advertisement

Terombang-ambing, bahkan nyaris padam
Tiada kenal dicintai bahkan mencintai
Tiada menantikan gemercik air yang mengembun
Tak paham apa itu rindu kecuali uang recehan

Harap-harap iba untuk seberkas koin
Koin buangan, ya memang
Bagi pembesar tanah air ini
Nyatanya, mereka rantai emas berselaput mutiara sebagai obat hati

Jangan salah
Itulah obat hati atas dinding-dinding usus
Yang terkadang dengan keji melilit, menancapkan duka kelaparan
Tiada sempat membayangkan hakikatmu,
Cinta, cinta, cinta
Tiada terpikirkan untuk memaknai
Mati suri bagi seorang pujangga

Bukan aku, bukan
Aku tahu, mengertilah
Bahkan jika kau hanya menumpang desiran angin menelusup celah telingaku
Tiada terdengar, namun ia sedikit mendesis menusuk perlahan

Cinta, memang harus dibagi
Separuh mungkin, atau lebih?
Bahkan untuk mereka yang tiada sempat membina hakikatmu
Tiada sempat menepi sekejab dihadapanmu
Tiada rela mematung didekatmu
Tiada mampu menengadah belas kasihmu

Ketika hati untuk mencintai
ketika mata untuk melihat
ketika batin untuk merasakan
ketika tangan untuk merenggut
ketika bibir untuk menyapa
ketika kaki untuk menghampiri
ketika telinga untuk mendengar
pundaklah untuk merangkul, ia pula sebagai tempat perlindungan

Cinta, harus terbagi
Bilang saja jika kau tak rela
Tersenyumlah jika engkau ikhlas
Lelukan seraut wajahmu takkan pudar
Tiada kata separuh hat, melainkan
Aku mencintaimu sepenuh hati

Separuh Hati – oleh Heni Ratnasari
Purworejo
FB: facebook.com/heninassa

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *