Beranda » Puisi Penyesalan » Puisi Hari dan Renungan Mati – oleh Sahdan

Puisi Hari dan Renungan Mati – oleh Sahdan

Advertisement

Ketika pagi tak lagi indah
Disitu kita untai kalimat dakwah
Sembari melangkah
Dan meludah di atas tubuh yang resah

Ketika senja tak lagi jingga
Disitu kita tertawa
Mengejek jiwa dan manusia
Sembari mengisap ganja

Ketika malam tak lagi tabu
Disitu kita untai bait lagu
Bersenandung satu – Satu
Sembari menatap sebongkah batu

Dan ketika malam kembali
Kita masih bernyanyi
Kidung sepi, lagu religi
Sembari taffakur menunggu mati

Puisi Hari dan Renungan Mati – oleh Sahdan
Balikpapan

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *