Beranda » Puisi Cinta » Bakung dan mawarku – oleh Sky Shucaya

Bakung dan mawarku – oleh Sky Shucaya

Advertisement

Bakung di depan rumah telah kuncup kembali,
(Ah…)Ku biarkan saja sampai mekar,
Aku tak berniat menyentuh apa lagi memetiknya.
Nantinya juga harum itu akan ku temui.

Embun manari lincah di dedaunan,
Aku tak tergoda kembali,
Bukan karena sakit hati atau pernah kecewa olehnya,
Lebih baik menanam mawar di lahan lain.
yang jauh indah bila ku rayu.

Untuk bakung aku harus lari ke kebun lain agar tak ada yang tersakiti,
Itu terbaik bagi kita.
Dan mawar tetaplah mekar agar bisa ku sirami sepanjang pagi hingga kita temukan kelapak yang indah.

Dan ketika datang petang mereka kagum pada kita.

Bakung dan mawarku – oleh Sky Shucaya
Sumedang

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *