Beranda » Puisi Patah Hati » Hujan di Kemarau – oleh Irfan S.P.

Hujan di Kemarau – oleh Irfan S.P.

Advertisement

Surya berpendar, langit terpancar
Angin menyeka keringat
yang tinggal di badan.

Mata tertuju hanya ke atas,
hampir hilang sadar dibawa lamunan.
Merayap lembut, terpa pikiran dengan bayangan.
Kian lama, kian jelas
bukan yang asing di pandangan.

Berbuka hati, disambut sejumput asa.
Berpendar senyuman manis milik belia.
Sukma jatuh ke raga,ingat dia sudah berpunya.

Mata tersadar, langit sudah bertutup awan.
Hujan melanda, seraya berikan pelipur lara.
Memang kemarau kini, tapi terus hujan membasahi.
Seolah langit mengerti,
ada satu jiwa yang kini terluka hati.

Hujan di Kemarau – oleh Irfan S.P.
Bandung

Advertisement

One thought on “Hujan di Kemarau – oleh Irfan S.P.

  1. Ada banyak sekali cara menyembuhkan patah hati, salah satunya traveling. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat jalan-jalan dengan hati berkeping-keping. Berikut tipsnya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *