Beranda » Puisi Rindu » Rinduku, Kunang Malam

Rinduku, Kunang Malam

Advertisement

bumi kini temaram
bulan tenggelam ditelan tanggal
hati ini muram
durjana…..
mengingat kunang malam
bukan sedih karena perpisahan
rindu ini yang menjadi alasan
memang bukan hak untuk diri ini merengkuhnya
bukan pantas pula rasa ini membersamainya
tiada kah yang tak membolehkannya?
hati manusia siapa yang nyana
hati manusia memang berbeda beda
rasa- cinta- rasa- tiada yang sama
kewajiban? hak? siapa yang memperdulikannya?
rasa ini menghampiriku
bagai semilir angin jalanan yang menyerbu
tak butuh waktu menunggu
tak butuh rencana yang terpadu
sendirinya, angin akan datang menyelimuti hati yang kedinginan
begitu dengan rasa ini
menebar simpati, menebar kecocokan
itulah awalnya….
hingga kecanggungan hilang dan kenyamanan datang
hingga hari gelap dan datanglah kejadian
perpisahan…..
perpisahan sebagai awal perkenalan baru
sebagai awal menggunungkan rindu
sebagai akhir dari pertemuan itu
namun bukan akhir dari segalanya

selamat malam kunang malam
selamat cinta kunang jalan
selamat mengenangku wahai kunangku sayang

oleh : Rizky Novita
Rinjani
Yogyakarta

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *