Beranda » Puisi Asa » Hak yang Terjajah – oleh Fauzan Ramadhan

Hak yang Terjajah – oleh Fauzan Ramadhan

Advertisement

Aku iri pada kalian
yang setiap pagi disambut embun dan suara ayam
Aku iri pada kalian
dimana kalian selalu bermain dan tertawa, bukannya
terjajah dan terpenjara
Aku iri pada kalian
berkumpul setiap petang
menantikan malam tiba dengan taburan bintang
Sedangkan aku, apa yang aku punya?
pagiku selalu dibanjiri oleh darah, tangisan, dan jeritan
Tempatku bermain tak ada lagi , berubah menjadi lubang
tumpukan mayat
Sedangkan petang, aku hanya terdiam memeluk lutut
menyaksikan mereka hilir mudik mengangkut orang tak bernyawa
Aku yakin Tuhan menyaksikan itu semua
Aku yakin Tuhan mendengar tangisan, jeritan, dan doa kami
Aku yakin Tuhan punya rencana lain membalikan keadaan
Dalam tangis aku berdoa mengharap semua akan ada hikmahnya

Hak yang Terjajah – oleh Fauzan Ramadhan
Bogor

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *