Beranda » Puisi Cinta » Bidadari angin – oleh Sky Shucaya

Bidadari angin – oleh Sky Shucaya

Advertisement

Berapa lama lagi harus ku hitung waktu di antara jemari,
Matamu yang hitam membalas tatapan malu.
Kenapa aku begitu lemah menyentuh tubuh binal.

Kau menari di daun-daun pelangi
Mengibas-ibas selendang jingga
Kenapa jiwaku berdawai lincah
Memujamu pun aku tak menemukan ragu.

Kadang aku pun tak lelah mengirup udara harummu tercium merajai dunia.
Tak perduli terjalnya penjelajahan sunyiku.
Tak perduli merontanya harapanku.
Sendu sudah suaramu.
Aku terpukau.

Bidadari angin – oleh Sky Shucaya
Sumedang

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *