Beranda » Puisi Cinta » Merindumu – oleh aYya

Merindumu – oleh aYya

Advertisement

Tak hilang dilalap lelah
Tak jera diremas gelisah
Dimana hujan yang biasa menggoda bumi
ketika malan tersudut resah
menanti fajar mentari

Ke mana aku harus pergi
Saat ku sadar tak ada lagi
yang aku bela dari perjalanan ini
Selain menapaki jejak lemah
menjauh dari rumah hatimu

Kata-kata mati mengepungku
terlalu banyak definisi yg hinggap
hingga lidahku kelu
aku tak mampu membahasakan rinduku padamu
Semua telah terkurung di ruang pengharapan
Berisi namamu serta berjuta kenangan yg hadir

dan kumaknai kedalamannya
dalam barisan doa-doa
lalu rebah pasrah menunggu takdir kuta
Meski ku tau merindumu. . .
berarti ku telah menusukkan kesedihan
dipusat jantungku sendiri

Merindumu – oleh aYya
Taipei
hayakoe.blogspot.com

Advertisement

3 thoughts on “Merindumu – oleh aYya

    • Kini tak ada lagi yang tersembunyi..
      Terbuka sudah kunci ruang di hati..
      Sepi suasana ku tersenyum sendiri..
      Karena asmara telah mengetahui..

      Dalam ikatan suci cinta sejati..
      Rasa sayangmu terus meracuni..
      Setiap aliran darah di dalam diri..
      Hingga rindu padamu setiap hari..

      Duhai kekasih belai lah mimpi..
      meskipun sayap kau tak miliki..
      Bawa jiwa ku melayang tinggi..
      Bersama selalu tubuhmu disisi..

      Berdua kita akan menyebrangi..
      Indahnya alam taman syurgawi..
      Agar bahagia terus menghiasi..
      Hidup dengan mu manis sekali..
      ..http://adisyah33.blogspot.com/

      • masihkah ada harap
        saat rindu yg Q rasa
        tiada lagi bermuara
        cinta…..
        kenapa di waktu ini kau bertahta
        siapa yg salah
        ketika kasih yg Q harapkan datang
        jiwa ini tak lagi sendiri
        haruskah ego Q kalahkan
        memilih kesetiaan atau cinta yg Q harapkan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *