Beranda » Puisi Cinta » Bintang ramadhan – oleh Sukaya

Bintang ramadhan – oleh Sukaya

Advertisement

Di atas malam Ramadhan
Ada jiwa yang masih merindu
Tatkala ribuan do’a terabaikan.
Hanya bau udara dingin mengkekar.
Bagaimana dengan selimut hati tak membuat hangat sepertinya hening enggan beranjak pergi.

Sang induk malang meradang lelah merasuki raga hampa.
Sepertinya harap-harap cemas semakin menggila.

Do’a lain terdengar sumbang.
Samar tercipta dari rongga yang dahaga melewati alunan tarian angin basah.
Langit bertebaran bintang Ramadhan,
Seseorang memeluk purnama seorang diri.
Ada tangisan pula dari pilu,
Isakan tanpa sebab.

Malam terdengar mengigil
Dia di cumbu pekatnya hitam lebam kenyataan,
Merunduk di pucuk ke tak berdayaan.
Bukan berarti ada kilau semua baik-baik saja bukan?
Kita hanya berbaik-baik saja.

Bintang ramadhan – oleh Sukaya
Sumedang

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *