Beranda » Kata Sedih » Cemburu – oleh Bambang sulaksono

Cemburu – oleh Bambang sulaksono

Advertisement

Guratan takdir, dan asa yang masih tak bisa kubopong
Lewati riaknya air penantian abadi, gemericiknya menghempaskan nafas-nafas menangis
Tak semestinya berperasa, jika noda itu membuatku semakin risih
Tak semestinya gramofon, berputar seiring dengan keklasikan perasaan

Memandang takjub, ulu hati menyaksikan mereka sedang berpuisi
Rimanya terlihat jelas, mereka saling menghambur-hamburkan kasih
Teramat sulit untuk tidak berkaca pada keburukan rupa
Hingga mimikrinya hati menjadi ranjau pada diri-diri yang kesakitan

Pulasara akan terjadi pada waktunya
Berganti dengan seonggok takdir yang diidam-idamkan “Kematian”
Dan seutas tali yang masih terbalut amarah
Mengutuki para senja-senja

Kau bukanlah pahlawan, aku bukanlah iblis-setan, dia bukanlah mainan
Bak rembulan mandi cahayanya sendiri, mencoba mempesonakan diri

Algojopun tersipu malu, siapa yang bajingan sekarang
Siapa yang salah diantara para senja
Pancunglah kami semua
Pancung diatas merahnya air mata
Hidupkan kami, dan pancung kembali
Hanya itu yang bisa kukatakan pada dosa
Ketika semua jelas adanya
Butakanlah kami neraka

Cemburu – oleh Bambang sulaksono
Facebook.com/deathforaliya
Nganjuk

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *