Beranda » Puisi perjuangan » Semangat Batu Kerikil – oleh Savira Mawaddah Annur

Semangat Batu Kerikil – oleh Savira Mawaddah Annur

Advertisement

Uang? Kekuasaan?
Aku tidak butuh!
Teman?
Aku tidak punya..
Ambil, ambillah semuanya!
ambil semua kebahagiaanku,
ku tidak butuh kebahagiaan,
semua telah kau rengut tiada benih.

Kau, kau menganggapku remeh.
Menganggapku tak berguna, kau buang begitu saja.
Kau pikir aku apa?
Tumbuhan, hewan, atau kerikil kecil yang dengan mudahnya kau injak?
Kau salah, bukan!
Aku sama sepertimu,tak berbeda sedikitpun.
Kau angga kita berbeda,
Kau raja, aku rakyat jelata.

Aku kerikil kecil yang tangguh.
Kau ingin memperbudakku? silahkan.
Namun lihat, lihatlah nanti.
‘Kan kutunjukkan bahwa aku berguna,
kutunjukkan bahwa aku memang bisa,
bahwa aku bukan sampah.
‘Kan kutunjukkan bahwa kaulah yang sampah,
hanyalah raja yang menari-nari disinggasanamu sendiri,
yang menyiksa takyatnya, membuang rakyatnya!

Aku bisa lebih darimu,
lalu ‘kan kupertunjukkan siksaan demi siksaan yang telah kau lontarkan padaku.
Agar kau tahu,
betapa pedih dan sulitnya menjadi diriku.

Esok hari, aku ‘kan bersinar dan akan terus bersinar,
serta..
Jauh lebih berguna DARIMU.

Puisi ini karya: Savira Mawaddah Annur
https://www.facebook.com/safira.annur

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *