Beranda » Puisi Cinta sejati » Serumit dan Sesederhana itu – oleh Alfa Glass

Serumit dan Sesederhana itu – oleh Alfa Glass

Advertisement

Jika sebuah kata tak pernah mampu terucap dari mulut ku,akankah engkau mendengar hati ku??
Mendengar sebuah kata yang terucap oleh hatiku secara lirih,lirih namun menjerit akan dirimu yang tak pernah bisa bersama ku.
Kasih,bangkitkan lah jiwa ku yang telah mati disaat aku bersamanya.
Kasih,dekap dan peluklah aku disaat diri ini harus bersamanya.
Yang sebenarnya hati ku ingin lari,dan terbang menuju dirimu.
Membiarkan kata cinta yang sempat tertahan oleh waktu.
Kasih tahu kah engkau,bahwa diri ini mencari portal yang akan mengulang semuanya kembali seperti dulu,disaat aku masih melewati taman firdaus bersama mu.
Namun,aku dan dirimu hanya bisa menunggu takdir berkata lain.
Hanya mampu saling mengamini doa,untuk kembali bersama.
Dan membiarkan mu merasakan luka disaat aku dimiliki olehnya.
Kuharap engkau mampu mebunuh kecemburuan yang tertuang seperti darah dihari kurban.
Seperti nada yang selalu kau nyanyikan dikala senja mulai menemani kita berpasrah atas segala cinta rumit ini.

oleh Alfa Glass.

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *