Beranda » Puisi Sedih dan Galau » Suatu Saat Nanti – oleh Novita Riski Aprillia

Suatu Saat Nanti – oleh Novita Riski Aprillia

Advertisement

Sorot matamu menyuratkan kesedihan
Bibirmu menyiratkan kata-kata
Ekspresi wajahmu tak dapat terbaca
Bahasa tubuhmu mengundang sejuta tanya

Apa arti semua ini
Tatapan dinginmu seolah menyergahku
Seakan kau berkata dalam hati,bahwa aku tidak mengenalmu,aku tak peduli tentangmu.
Aku hanya bisa menatap punggungmu
Punggung yg perlahan-lahan menjauh

Insan yang merasa dirinya sosok yang paling sempurna
Insan yang merasa bangga dengan ketampanan yang ia miliki
Mengapa tuhan menciptakan perasaanku ini untuknya
Ya,untuknya yang tak pernah menganggapku hidup

Hari demi hari, perasaan ini membuncah
Tidakkah ia merasakan hal yang sama
Berdebar tak menentu disaat tatapan tak sengaja bertemu
Tersenyum sendiri dikala melihat satu sama lain berbahagia

Tidakkah ia merasakannya
Berusaha menjalani hari-hari dimana hanya aku saja yang merasakan perihnya cinta sepihak ini
Cinta sepihak yang tak kan pernah terbalaskan olehnya
Jangankan untuk mencintaiku, namaku saja bahkan ia tak ingat

Mengapa aku terjatuh dlam cinta rumit ini.
Kau,orang yang membuatku seperti ini.
Mengapa hanya diam saja

Tak tahukah dia bagaimana cara mengucapkan rasa terimakasih
Berterimakasih padaku yang selama ini mencintai
Tak bisakah ia lihat,kalau cinta ini tulus

Bagaikan air yg mengalir,aku kan trus menunggu
Hari itu akan datang.
Hari dimana semua mimpi menjelma menjadi nyata.
Sehingga,dari kata KAU dan AKU menjadi KITA

Karya: Novita Riski Aprillia

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *