Beranda » Puisi Berpisah » Jendela Rindu – oleh Sky

Jendela Rindu – oleh Sky

Advertisement

Hati ku masih tersimpan di sana sebab masih ada air mata yang tertinggal,
saat aku mencoba pergi kau layu menutup lambaian.

tak ingin ku jelembabkan kau mengayuh jalan sendiri aku pun terluka sayang,
namun sungguh keterpaksaan menghunus nyata,

aku tahu kau takan mendengar lagi angin bernyanyi,
atau embun bersiul pagi hari.
kita sama-sama terluka kasih kita sama-sama hampa sayang.

tak apalah air matamu sangat berharga untuk sekedar jadi tumbal tak keberdayaan kita.
biarkan waktu yang beriringan memanggil aku untuk menemuimu lagi tunggu saja di balik jendela rindumu,

aku akan memanggil namamu di setiap doa.
jagalah senyumu itulah ajimatku,
aku pun menangis diam-diam.

Jendela Rindu – oleh Sky shucaya

Advertisement

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *